21 Jul 2026

STMIK Kebumen Serap Inspirasi Pengembangan Kampus dari Senator DPD RI Dr. H. Muhdi

STMIK Kebumen Serap Inspirasi Pengembangan Kampus dari Senator DPD RI Dr. H. Muhdi

PURBALINGGA – Manajemen STMIK Kebumen melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Anggota DPD RI Dapil Jawa Tengah, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., di Hotel Kencana, Purbalingga, Selasa (21/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi STMIK Kebumen untuk menyerap berbagai pengalaman dan strategi pengembangan perguruan tinggi dari sosok yang berhasil membawa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia.

Rombongan STMIK Kebumen dipimpin langsung oleh Ketua STMIK Kebumen, Muhyat, S.E., M.E., didampingi Wakil Ketua I Nur Wasito, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua II Mucharobin, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Ketua III Ahirul Hasanah, S.Pd.I., M.M., serta Humas M. Fatkhul Maskur.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhdi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komite I DPD RI berbagi pengalaman ketika memimpin UPGRIS sebagai rektor selama periode 2009–2022. Di bawah kepemimpinannya, UPGRIS berkembang pesat dengan memiliki 27 program studi dan berhasil meraih akreditasi UNGGUL dari BAN-PT pada September 2025. Selain itu, UPGRIS juga masuk dalam 10 besar perguruan tinggi swasta terbaik di ASEAN untuk kategori keterserapan lulusan, menempati peringkat ke-7, serta berada di peringkat ke-15 PTS nasional dan peringkat ke-158 Asia versi AppliedHE.

Menurut Muhdi, kemajuan sebuah perguruan tinggi harus diawali dengan keberanian untuk "naik kelas". Perguruan tinggi tidak boleh hanya bergantung pada segmen mahasiswa dari kalangan ekonomi bawah, tetapi harus mampu meningkatkan mutu pendidikan, kualitas sarana dan prasarana, serta membangun citra sebagai kampus yang menjadi pilihan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya investasi pada sumber daya manusia, khususnya dosen. Sebagai contoh, UPGRIS pernah menargetkan penambahan hingga 400 dosen dalam dua tahun dengan standar kesejahteraan setara pegawai negeri sipil agar mampu mempertahankan tenaga pengajar berkualitas.

Kepada manajemen STMIK Kebumen, Muhdi menyampaikan sejumlah pesan strategis. Menurutnya, STMIK Kebumen tidak boleh hanya mengandalkan penerimaan mahasiswa melalui program beasiswa KIP Kuliah. Kampus harus mampu menarik minat calon mahasiswa dari berbagai kalangan dan menjadi pilihan utama generasi muda di Kabupaten Kebumen.

"STMIK Kebumen harus menjadi kampus kebanggaan masyarakat Kebumen. Orang Kebumen harus bangga memiliki kampus sendiri," pesannya.

Muhdi juga menilai STMIK Kebumen memiliki modal yang kuat sebagai pelopor kampus teknologi informasi di Kabupaten Kebumen. Keunggulan tersebut perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas akademik, fasilitas, serta inovasi pembelajaran agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, ia mengingatkan agar dalam mengembangkan program studi baru, manajemen kampus tidak hanya mempertimbangkan prospek peluang kerja, tetapi juga mampu membaca minat dan kecenderungan generasi muda terhadap bidang ilmu tertentu sehingga program studi yang dibuka memiliki daya tarik tinggi.

Ketua STMIK Kebumen, Muhyat, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan Dr. Muhdi. Menurutnya, pengalaman dan pemikiran yang dibagikan menjadi bekal penting bagi kepemimpinan baru STMIK Kebumen dalam menyusun arah pengembangan institusi.

"Apa yang disampaikan Bapak Dr. Muhdi menjadi catatan penting bagi manajemen baru STMIK Kebumen. Banyak sekali masukan yang sangat berharga dan menginspirasi kami dalam membangun STMIK Kebumen menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, berkualitas, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kebumen," ujar Muhyat.

Melalui silaturahmi tersebut, STMIK Kebumen berharap dapat memperkuat jejaring dengan para pemangku kepentingan sekaligus mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan perguruan tinggi untuk mewujudkan visi menjadi kampus teknologi informasi yang unggul dan berdaya saing.



Berita Terkait